web analytics

Cirebon, 7 September 2026

Ma’had Al-Jami’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan kegiatan pembukaan bagi Mahasantri Gelombang I pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wakil Rektor III, serta para Dekan Fakultas di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Bagi para mahasantri, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal kehidupan di lingkungan Ma’had sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai proses pembinaan yang akan dijalani. Kehadiran jajaran pimpinan universitas dalam kegiatan tersebut turut menunjukkan dukungan terhadap keberadaan Ma’had sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang memiliki peran dalam pembentukan karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam arahannya mengingatkan para mahasantri mengenai pentingnya ketaatan dan istiqomah selama menempuh perjalanan keilmuan. Beliau menegaskan bahwa kesungguhan dalam belajar tidak cukup hanya diwujudkan melalui usaha akademik, tetapi juga perlu diiringi dengan kedekatan kepada Allah SWT.

Menurut Rektor, kondisi hati turut menentukan proses seseorang dalam menerima ilmu. Ketenangan hati menjadi salah satu hal penting dalam belajar dan dapat diupayakan dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon pertolongan-Nya dalam setiap tahapan yang dilalui.

Beliau turut mengingatkan agar kesulitan dalam memahami pelajaran tidak membuat para mahasantri kehilangan semangat. Dalam perjalanan menuntut ilmu, berbagai kesulitan merupakan hal yang perlu dihadapi dengan kesabaran, ikhtiar, dan kekuatan spiritual. Salah satu ikhtiar tersebut dapat dilakukan dengan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai wujud kecintaan sekaligus upaya memohon kemudahan kepada Allah SWT dalam menerima dan memahami ilmu.

Pesan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor III UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag. Beliau memberikan apresiasi atas bertambahnya jumlah mahasantri pada Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbanyak sepanjang berdirinya Ma’had Al-Jami’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Menurut Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag., capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga membawa amanah bagi seluruh pengelola Ma’had untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pembinaan. Ma’had Al-Jami’ah sendiri hadir sebagai wadah tafaqquh fiddin, yakni tempat bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman sekaligus pengamalan nilai-nilai keislaman.

Ia menjelaskan, proses pembinaan di Ma’had memiliki kekuatan karena ditopang oleh dua ekosistem yang berjalan beriringan, yaitu ekosistem UIN dan lingkungan Ma’had. Dengan adanya kedua lingkungan tersebut, mahasiswa memperoleh pembelajaran akademik melalui fakultas masing-masing sekaligus mendapatkan pembinaan dalam aspek keagamaan, karakter, kedisiplinan, dan kehidupan bersama.

Pada bagian akhir arahannya, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag. mengajak para mahasantri untuk menjalani seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh. Masa pembinaan di Ma’had, menurutnya, perlu dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengembangkan diri, memperkuat keilmuan, sekaligus membentuk karakter sebagai generasi penerus yang nantinya dapat diandalkan oleh bangsa.

Usai penyampaian arahan dari jajaran pimpinan universitas, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Muhsin Riyadi, M.A., turut memberikan sambutan bagi para mahasantri baru. Beliau menyampaikan selamat datang kepada seluruh Mahasantri Gelombang I sekaligus mengajak mereka memahami Ma’had dalam ruang yang lebih luas, bukan semata sebagai tempat tinggal, melainkan sebagai lingkungan untuk belajar, bertumbuh, membangun kebiasaan baik, serta semakin dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kesiapan mengikuti seluruh rangkaian pembinaan juga menjadi hal yang ditekankan kepada para mahasantri. Berbagai kegiatan, aturan, dan kebiasaan yang diterapkan selama berada di Ma’had diarahkan untuk mendukung proses pembentukan karakter mahasiswa, termasuk dalam hal kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab.

Mudir Ma’had juga mengajak para mahasantri baru untuk menjalani kehidupan di Ma’had dengan semangat kebersamaan. Interaksi yang terbangun selama tinggal dan mengikuti pembinaan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar hidup berdampingan, saling menghargai, serta menciptakan lingkungan yang mendukung proses tumbuh bersama.

Kegiatan pembukaan Mahasantri Gelombang I Tahun Ajaran 2026/2027 ini menjadi penanda dimulainya perjalanan para mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik sekaligus pembinaan keagamaan di Ma’had Al-Jami’ah. Proses tersebut akan didukung oleh jajaran pimpinan universitas, pengelola Ma’had, tutor, serta mudabbir dan mudabbiroh yang terlibat dalam pelaksanaan pembinaan.

Melalui keberadaan Ma’had Al-Jami’ah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mengembangkan lingkungan pendidikan yang mempertemukan aspek keilmuan, spiritualitas, karakter, dan kehidupan sosial. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sebagai insan akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak, berintegritas, serta memiliki kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

#mahadaljamiahuinssc
#pembukaanmahad #uinsscmendunia #mahasantri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *